Inilah Bentuk Peta Dunia Berdasarkan Penggunaan Nama Domain

0
814
Gambar peta dunia berdasarkan penggunaan country code top-level domain (ccTLD). Klik untuk memperbesar. (nominet.uk)
Gambar peta dunia berdasarkan penggunaan country code top-level domain (ccTLD). Klik untuk memperbesar. (nominet.uk)

Harmoni.id – Sebuah website umumnya menggunakan sebuah domain. Dan pada saat ini telah tersedia banyak “country code top-level domain” (ccTLD), atau top-level domain berdasarkan kode negara, contohnya seperti .id untuk Indonesia, .uk untuk Inggris, .us untuk Amerika, dan lain-lain. Situs Harmoni ini sendiri menggunakan .id pada nama domainnya.

Jumlah penggunaan ccTLD tersebut berbeda-beda. ccTLD manakah yang paling banyak digunakan? Atau bagaimana jika jumlah penggunaan ccTLD tersebut digambarkan dalam sebuah peta dunia?

Sebuah registri di Inggris bernama Nominet mencoba menciptakan peta dunia berdasarkan jumlah penggunaan masing-masing ccTLD tersebut. Semakin banyak ccTLD digunakan maka semakin besar ukuran negaranya.

Dari peta yang mereka buat, ternyata .tk merupakan ccTLD yang paling banyak digunakan, yaitu sebanyak 31,3 juta lebih. Nama domain .tk sendiri merupakan top-level domain untuk teritorial “Tokelau”, sebuah wilayah yang merupakan bagian dari Selandia Baru, yang berada di Samudera Pasifik. Aslinya, ukuran wilayah Tokelau sangat kecil, tapi pada peta yang dibuat oleh Nominet, Tokelau merupakan wilayah dengan memiliki area yang sangat luas akibat banyaknya penggunaan domain .tk.

Mengapa begitu banyak website yang menggunakan top-level domain .tk? Jawabannya: karena gratis! Freenom, sebuah perusahaan yang berbasis di Belanda telah menyediakan nama domain .tk sejak tahun 2000 dengan mendapatkan pemasukan dari iklan. Lalu mereka memberi dana iklan tersebut untuk orang-orang di Tokelau. Freenom juga menyediakan layanan untuk Mali (.ml), Gabon (.ga), Afrika Tengah (.cf), dan Guinea Khatulistiwa (.gq).

Hal itulah yang menjelaskan mengapa jumlah penggunaan .tk sangat besar. Di bawah .tk, domain .cn (Tiongkok) dan .de merupakan yang paling banyak digunakan. Sedangkan domain .us (Amerika) tidak begitu populer sehingga tidak begitu banyak. Domain .us diluncurkan pada tahun 1985, awalnya hanya untuk pemerintah dan sekolah, hingga pada tahun 2002 tersedia untuk umum.

Bagaimana dengan Indonesia (.id)?

Pada peta buatan Nominet tersebut, peta Indonesia masih tergolong kecil. Berdasarkan data Nominet, nama domain .id baru digunakan sebanyak 155 ribu, masih jauh di bawah .cn (Tiongkok) sebanyak 16,8 juta domain, .in (India) sebanyak 1,8 juta domain, .jp (Jepang) sebanyak 1,4 juta domain, .kr (Republik Korea) sebanyak 1 juta domain, .vn (Vietnam) sebanyak 677 ribu domain, .tw (Taiwan) sebanyak 394 ribu, .my (Malaysia) sebanyak 324 ribu, dan .sg (Singapura) sebanyak 178 ribu.

Domain .id mulai diperkenalkan pada tahun 1993, dan mulai beroperasi pada tahun 1996. Semoga penggunaan nama domain .id ke depan semakin banyak. (Harmoni.id/hdn)